Sabtu, 30 November, Komisi Pemilihan Umum Kota Payakumbuh telah menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) perbaikan pada hari sabtu lalu dalam sidang pleno terbuka. Rapat pleno terbuka ini di samping dihadiri oleh seluruh anggota KPU Kota Payakumbuh, sidang pleno juga dihadiri oleh Pimpinan Partai Politik peserta pemilu,Panitia Pengawas (panwaslu), Panitia Pemilihan Kecamatan dan sejumlah undangan lainnya. Rapat pleno ini dipimpin langsung oleh ketua KPU Kota Payakumbuh Hetta Manbayu,SH. Dalam sambutan pembukaan, ketua KPU Payakumbuh yang akrab dipanggil pak tata menjelaskan, bahwa rapat pleno DPT perbaikan ini, merupakan tindak lanjut dari rekomendasi yang disampaikan oleh Bawaslu RI ketika rapat pleno penetapan DPT nasional tanggal 4 November yang lalu di Jakarta. Salah satu poin penting itu adalah Bawaslu merekomendasikan kepada KPU untuk melakukan pembersihan terhadap data DPT yang masih memiliki NIK invalid.Oleh karena itu, KPU Kota Payakumbuh telah menindak lanjuti rekomendasi dimaksud. Dalam sistem informasi pemutakhiran data pemilih (sidalih) khusus untuk KPU Kota Payakumbuh pertanggal 2 November 2013 masih ditemukan sebanyak 2071 pemilih dalam kategori NIK invalid. Setelah dilakukan pembersihan, dengan cara menurunkan tim yang terdiri dari KPU,PPK,PPS dan berkoordinasi secara intens dengan Dinas Kependudukan dan pencataan sipil Kota Payakumbuh, sehingga data sejumlah 2071 pemilih NIK invalid dapat diselesaikan dengan baik. Dengan demikian,kita harapkan penetapan DPT perbaikan ini sebagai penetapan DPT yang terakhir kalinya. Penyataan ini juga diamin oleh sejumlah PPK dan Pimpinan partai politik. Menurut Arifman salah seorang peserta yang hadir mudah-mudah tidak ada lagi perubahan, sehingga bagi kami para caleg ini ada kepastian dan kami bisa fokus untuk bertemu dengan konstituen. Dalam rapat pleno tersebut juga ditetapkan bahwa jumlah pemilih yang ditetapkan pertanggal 30 november 2013 sebanyak 87.684 pemilih.Jika dibandingkan dengan penetapan DPT sebelumnya tanggal 1 November 2013 sebanyak 87.933 pemilih, artinya selama masa perbaikan sebayak 249 pemilih dikeluarkan sebagai pemilih sebelumnya. Ini disebabkan oleh beberapa persoalan seperti meninggal dunia, pindah domisili, tidak dikenal dan terdata ganda sebagai konsekuensi dari pembersihan NIK invalid. Disisi lain, menurut Panwaslu Kota Payakumbuh ibuk Dina sesuai dengan petunjuk teknis yang disampaikan Bawaslu Ri, Panwaslu Kota Payakumbuh melakukan pengawasan melekat terhadap pembersihan data NIK invalid bersama-sama dengan PPS. Pada prinsipnya Panwaslu Kota Payakumbuh dapat menerima penetapan DPT perbaikan ini, ketika ketua KPU meminta tanggapan Panwas Kota Payakumbuh sebelum penetapan DPT dimaksud. dalam kata-kata penutupnya ketua KPU Payakumbuh Hetta Manbayu,SH juga mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada semua pihak yang telah membantu proses penyempurnaa DPT ini. Mudah-mudahan masyarakat yang sudah tercatat dalam DPT dapat menggunakan hak pilihnya, sengan sebaik-baiknya. Disamping itu beliau juga menghimbau masyarakat pemilih untuk tidak Golput, sebab Golput bukanlah penyelesaian masalah yang baik.