Berita Terkini

497

Persiapan Penyusunan DPS Hasil Coklit, KPU Kota Payakumbuh Gelar Rapat Kerja dengan PPK

Payakumbuh --- KPU Kota Payakumbuh melaksanakan Rapat Kerja dengan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Kota Payakumbuh, Rabu (24 Juli 2024) di Agam Jua Art and Culture Kota Payakumbuh. Rapat kerja mengagendakan persiapan penyusunan Daftar Pemilih Sementara hasil Pencocokan dan Penelitian dalam Pemilihan Serentak Nasional Tahun 2024 di Kota Payakumbuh. Ketua KPU Kota Payakumbuh Wizri Yasir dalam sambutan saat membuka rapat kerja menyampaikan bahwa data pemilih merupakan instrumen penting dalam penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan. Akurasi data pemilih menjadi satu landasan untuk mengukur kualitas Pemilu dan Pemilihan. Pada konteks itu, perlu ada komunikasi yang intens antara KPU Kota Payakumbuh dengan jajaran adhoc dan sebaliknya untuk menghasilkan data pemilih yang akurat dan bersih. Ketua Divisi SP3MSDM Khairudin Fambo mengingatkan bahwa sebelum berakhirnya masa kerja Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) pada tanggal 25 Juli 2024, Senada dengan itu, Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan Ihsanul Huda menambahkan bahwa prinsip kolektif kolegial dalam menyelenggarakan setiap tahapan Pemilihan Tahun 2024 di Kota Payakumbuh perlu menjadi komitmen bersama. Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Suci Wildanis Dukungan seluruh jajaran adhoc menjadi kunci sehingga tidak ada persoalan PSU DPD di tingkat Kota Payakumbuh. Beliau mengajak seluruh anggota PPK se-Kota Payakumbuh untuk meningkatkan kualitas Data Pemilih untuk Pemilihan Tahun 2024. Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi Orizko Zulkifli menyampaikan bahwa proses coklit berakhir tanggal 24 Juli 2024. Proses selanjutnya adalah Penyusunan DPS hasil pemutakhiran oleh PPS tanggal 25-31 Juli 2024. Apabila ada kendala, segera sampaikan ke KPU Kota Payakumbuh. Tekad kita data pemilih yang akan diplenokan, mulai dari PPS, PPK dan KPU Kota Payakumbuh tidak ada persoalan. Selanjutnya, sesi teknis sinkronisasi data hasil Coklit yang dipandu oleh Kasubag Perencanaan, Data dan Informasi M. Luthfi Munzir dan Operator Sistem Informasi Data Pemilih (Sidalih) Fauzan Azima.


Selengkapnya
460

KPU RI Supervisi dan Monitoring Progress Coklit Data Pemilih Pilkada se-Indonesia

Payakumbuh --- Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia mengadakan Rapat Update Pencocokan dan Penelitian (Coklit) Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia, Minggu (7 Juli 2024) pagi melalui zoom meeting. Rapat dipimpin oleh Ketua Divisi Data dan Informasi KPU RI Betty Epsilon Idroos dan diikuti oleh Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi (Rendatin) KPU Provinsi se-Indonesia, Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Kabupaten/Kota se-Indonesia, Kepala Bagian Rendatin KPU Provinsi se-Indonesia, Kasubag Rendatin KPU Kabupaten/Kota se-Indonesia, serta operator Sistem Informasi Data Pemilih (Sidalih) se-Indonesia. Ketua Divisi Rendatin KPU Kota Payakumbuh Orizko Zulkifli, Kasubag Rendatin M. Luthfi Munzir dan Operator SIDALIH Fauzan Azima mengikuti rapat ini. Betty mengapresiasi KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota yang telah melaksanakan coklit dengan capaian di atas 50 persen dalam dua Minggu tahapan coklit yang telah dilaksanakan oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) (periode 24 Juni - 07 Juli 2024). Sementara untuk capaian coklit yang masih di bawah 50 persen, Betty berharap agar bisa segera ditingkatkan mencapai 100 persen, mengingat waktu coklit yang tinggal dua minggu lagi (sampai 24 Juli 2024). Untuk Sumatera Barat, capaian coklit yang telah dilaksanakan mencapai 80,1 persen. Sementara untuk Kota Payakumbuh progress coklit mencapai 99 persen. Betty juga mengingatkan agar KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota gencar mensosialisasikan cekdptonline.kpu.go.id dan ChatBox KPU kepada masyarakat. Untuk ChatBox, #TemanPemilih bisa menyimpan nomor WhatApps KPU RI 08112024214 agar bisa mendapatkan informasi terupdate seputar Tahapan Pemilu/Pemilihan melalui WhatApps.


Selengkapnya
478

KPU PAYAKUMBUH LUNCURKAN TAHAPAN PEMILIHAN WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA PAYAKUMBUH TAHUN 2024

Payakumbuh --- KPU Kota Payakumbuh Menggelar Peluncuran Tahapan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Payakumbuh Pada Pemilihan Serentak Nasional Tahun 2024 yang Bertempat di Gor.M Yamin Pada Tanggal 26 Juni 2024. Peluncuran ini dihadiri oleh PJ Walikota Payakumbuh, Ketua dan Anggota KPU Payakumbuh, Bawaslu, pimpinan partai politik, ketua dan anggota KPU Kota Payakumbuh dari periode-periode sebelumnya, PPK dan PPS serta masyarakat Kota Payakumbuh. Ketua KPU Kota Payakumbuh dalam sambutannya mengajakseluruh masyarakat Kota Payakumbuh untuk datang ke TPS pada tanggal 27 November 2024 mengguna­kan hak pilih untuk menentukan pemimpin Kota Payakumbuh tahun kedepan. Ketua Divisi SP3MSDM Provinsi Sumatera Barat menyampaikan informasi terkait penyelenggaraan Pilkada 2024 dan pelaksanaan PSU Pemilu Anggota DPD. Selain itu juga ditekankan kepada masyarakat kota Payakumbuh bahwa saat ini tengah berlangsung coklit dan masyarakat diharapkan mensukseskan tahapan ini dengan menerima petugas pantarlih dan menyediakan data kependudukan yang akurat. Dalam Pengarahan nya PJ Walikota Payakumbuh mengimbau kepada seluruh pihak termasuk partai politik, para bakal calon kepala daerah serta masyarakat umum untuk bersama-sama menjaga kondusivitas dan ketertiban selama berlangsungnya proses pilkada.Menurutnya kegiatan yang diselenggarakan KPU Kota Payakumbuh saat ini adalah salah satu tahapan penting dalam menghadapi perhelatan politik yaitu agenda peluncuran tahapan pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Payakumbuh tahun 2024. Mari kita jadikan Pilkada ini sebagai ajang untuk menunjukkan kedewasaan dalam berdemokrasi. Kami berharap seluruh tahapan pilkada dapat berjalan dengan lancar, tanpa adanya gesekan atau konflik yang dapat merusak keharmonisan di tengah masyarakat terutama di kota yang kita cintai ini Kota Payakumbuh.


Selengkapnya
484

PENGUATAN KAPASITAS PEJABAT STRUKTURAL PERENCANAAN DAN OPERATOR

Bandung --- Kasubag Perencanaan, Data dan Informasi KPU Kota Payakumbuh M. Luthfi Munzir mengikuti Penguatan Kapasitas Pejabat Struktural Perencanaan dan Operator Dalam Rangka Implementasi Aplikasi SMART DJA dan E-MONEV BAPPENAS Serta Tata Cara Penyusunan LKJIP Tahun 2024, Kamis - Sabtu (20-22 Juni 2024) di Bandung, Jawa Barat. Penguatan kapasitas ini merupakan gelombang ketiga yang diselenggarakan oleh KPU RI dan diikuti oleh satuan kerja KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota di delapan provinsi, antara lain: KIP Aceh, KPU Sumatera Utara, KPU Sumatera Barat, KPU Riau, KPU Kepulauan Riau, KPU Bangka Belitung, KPU Jawa Barat, dan KPU Gorontalo. Kasubag Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan pada Biro Perencanaan dan Organisasi Nurdiani Batjo pada laporan panitia menyampaikan bahwa LKJiP merupakan wujud pertanggungjawaban pelaksanaan program dan kegiatan KPU, KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota. “Kami berharap laporan kinerja Tahun 2024 dapat ditingkatkan kualitasnya dan dapat menjadi masukan, acuan dan bahan penilaian”, sebut Nurdiani. Sekretaris KPU Provinsi Jawa Barat Achmad Syaifudin Rahadian pada sambutan selamat datang mengharapkan kegiatan ini bisa memberi manfaat, menambah ilmu pengetahuan dan bisa diaplikasikan di satker masing-masing. “Tetap tersenyum di tengah padatnya tahapan Pemilihan Serentak Nasional Tahun 2024 di kabupaten/kota masing-masing”, kata Achmad. Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi KPU RI Mashur Sampurna Jaya saat membuka kegiatan secara resmi mengingatkan agar mengikuti kegiatan ini dengan baik agar penggunaan aplikasi E-MONEV, SMART DJA, SAKTI bisa diterapkan sebaik-baiknya di satker masing-masing. “Aplikasi tersebut merupakan sebuah keharusan menuju instansi yang terintegrasi semua laporan kegiatannya”, ujar Mashur. Terakhir, beliau mengingatkan agar jajaran KPU Provinsi dan Kabupaten/Kota senantiasa menjaga kesehatan, karena tahapan Pilkada Tahun 2024 yang terpusat di provinsi dan kabupaten/kota.(*)


Selengkapnya
518

KONSOLIDASI UNTUK PENGUATAN KELEMBAGAAN MENUJU PEMILIHAN TAHUN 2024 DI SUMATERA BARAT

Padang --- Dalam rangka menghadapi dinamika penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan Serentak 2024, KPU Provinsi Sumatera Barat menyelenggarakan konsolidasi bersama KPU Kabupaten/Kota dalam rangka kegiatan Penguatan Kapasitas Kelembagaan dan Penyelenggara Pemilihan Serentak Nasional 2024 pada tanggal 14 s.d 15 Juni 2024 di Hotel Basko Premiere, Padang. Kegiatan ini diikuti oleh Ketua dan Anggota, Sekretaris beserta Kasubag KPU Kabupaten/ Kota se-Sumatera Barat serta seluruh jajaran KPU Provinsi Sumatera Barat. Dalam sambutannya Ketua KPU Provinsi Sumatera Barat, Surya Efitrimen menyampaikan bahwa semua jajaran KPU harus senantiasa meningkatkan kapasitas diri dan lembaga salah satunya dengan meningkatkan disipilin serta membangun citra lembaga yang positif. Pada hari pertama kegiatan ini Anggota KPU Sumbar serta Sekretaris turut memberikan arahan terutama terkait persiapan pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang Anggota DPD RI Dapil Sumbar yang harus dilaksanakan dalam rentang waktu 45 hari sejak keluarnya putusan MK. Hari kedua, KPU Provinsi Sumatera Barat menghadirkan Tim dari Biro Keuangan KPU untuk sharing knowledge terkait Anggaran Dana Hibah. Pada sesi selanjutnya, sharing knowledge terkait pengalaman melaksanakan tahapan Pemilu dan Pemilihan dari Sekretaris KPU Provinsi Sumatera Barat, masa bakti 3 Desember 2015 - 31 Mei 2024, Firman, yang baru saja memasuki MPP. Dalam kesempatan ini KPU Sumbar dan KPU Kabupaten Kota juga secara resmi melepas Bapak Firman memasuki masa purna baktinya dan menyerahkan kenang-kenangan dari Sekretaris KPU se-Indonesia, KPU Sumbar dan Forum Sekretaris KPU Kabupaten Kota se-Sumbar.(*)


Selengkapnya
512

Webinar Seri Ketiga: Kemajuan Teknologi dan Tantangan Disinformasi Dalam Pemilu 2024

Payakumbuh --- Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Kota Payakumbuh Orizko Zulkifli, Kasubag Perencanaan, Data dan Informasi M. Luthfi Munzir, dan operator Sistem Informasi Data Pemilih (SIDALIH) Fauzan Azima mengikuti webinar seri ketiga dengan Tema: Kemajuan Teknologi dan Tantangan Disinformasi dalam Pemilu 2024, Kamis (26 Oktober 2023). Narasumber webinar kali ini adalah: Lisa Reppell, Senior Global Social Media and Disinformation Specialist IFES (International Foundation for Electoral Systems) dan Ismail Fahmi, founder and researcher Media Kernels Indonesia (Drone Emprit). Anggota KPU RI Betty Epsilon Idroos pada sambutan saat membuka webinar seri ketiga menyampaikan bahwa menghadapi Pemilu Tahun 2024, disinformasi harus kita hadapi. Era teknologi informasi dengan jari di genggaman, maka arus informasi semakin tidak terbendung. “kita harus hadapi arus informasi. Bila itu fakta, ok. Bila itu adalah informasi yang tidak benar, hoax, termasuk disinformasi, maka perlu kita temukan ramuan terbaik untuk kita ambil kebijakan mengatasinya. Informasi yang tidak beranr tersebut, perlu kita tangkal agar tidak meluas”, kata Betty.   New Platform, New Problem: Mencari Solusi Lisa Reppell menyoroti media sosial sebagai sebuah platform baru di era digitalisasi juga bisa memunculkan persoalan baru, seperti banyaknya informasi yang tidak benar. Untuk itu perlu ada strategi negara dalam melawan disinformasi tersebut. “Disinformasi menjadi tantangan di seluruh dunia. Pertanyaannya, sebesar apa dampaknya terhadap penyelenggaraan Pemilu dan hasil Pemilu? Perlu mendorong kerangka penyelenggaraan Pemilu dengan memasukkan informasi sebagai pilar ketiga, sebagaimana halnya dengan integritas”, ujar Lisa. Lisa menekankan perlu ada strategi negara dalam melawan disinformasi ini, khususnya dalam penyelenggaraan Pemilu. Sebagaimana halnya yang telah dilakukan di Australia dengan menekankan pada aspek integritas Pemilu untuk membangun kepercayaan Masyarakat. Brazil dengan memasukkan program melawan disinformasi ke dalam program Pemilu yang berkeadilan, dan Swedia dengan melawan aktivitas dan pengarush disinformasi. Proaktif membangun kepercayaan publik, melalui: 1. Strategi komunikasi, misalnya: netralitas penyelenggara Pemilu 2. Perencanaan komunikasi krisis 3. Manajemen reputasi Pendekatan reaktif, secara bersama-sama dalam melawan disinformasi oleh berbagai kelompok kepentingan, Kerjasama NGO, KPU, dan melaporkan ke Lembaga atau instansi yang berwenang untuk memproses informasi yang tidak benar/hoax. Beberapa Langkah yang bisa dilakukan, antara lain: Melakukan monitoring sosial media dan merespon upaya tersebut; 1. Pengecekan fakta 2. Sistem pelaporan publk 3. Permintaan penghapusan platform/akun Pendekatan kolaboratif, melalui berbagai kelompok, seperti: 1. Partai politik 2. Media, 3. Organisasi Masyarakat Sipil;  4. Pemerintah 5. Perusahaan teknologi   Prefentif Cegah Disinformasi Founder and Researcher Media Kernels Indonesia (Drone Emprit) Ismail Fahmi memaparkan tentang Potensi Disinformasi Dalam Pilpres 2024 Melalui Teknologi AI Terkini. “Potensi tersebut dengan membangun narasi ketidakpercayaan terhadap hasil Pilpres 2024 di media sosial. Disinformasi yang dilakukan menggunakan teknologi AI bisa dalam bentuk teks, image, audio, dan deepfake”, kata Ismail Fahmi. Untuk mencegah disinformasi tersebut, pemerintah, media dan Masyarakat perlu melakukan upaya prefentif. “Pemerintah dapat melakukan kampanye untuk meningkatkan literasi digital Masyarakat, membuat regulasi yang melarang disinformasi, termasuk regulasi penggunaan teknologi terbaru AI untuk membuat diinformasi”, sebut dosen Universitas Islam Indonesia ini. Peran media dengan meningkatkan fact-checking untuk memeriksa kebenaran informasi yang mereka terima, menyebarkan informasi yang akurat dan otentik tentang kandidat calon presiden. Pencegahan disinformasi yang bisa dilakukan Masyarakat, antara lain: berpikir kritis tentang informasi yang diterima, terutama di media sosial, dan mencari informasi dari sumber terpercaya, seperti media massa yang kredibel.(lthf/*)


Selengkapnya